Kinerja January 2018

Setelah bulan Desember kemarin kinerja kita bertolak belakang dengan IHSG, bulan ini kinerja kita kembali positif. IHSG sepanjang bulan Desember bisa tumbuh +6.78% dan setahun sudah +19.99%. Kinerja kita sepanjang Desember diakhiri dengan penurunan -1.5% dan untuk setahun hanya bertumbuh +8.71%.

Bulan Januari 2018 kinerja kita kembail positif dengan pencapaian +25.76%. Perhitungan ini dengan asumsi kita mengurangi sejumlah penambahan modal yang dilakukan sepanjang Januari. Jika kita hitung akumulasi pertumbuhan terhadap keseluruhan modal maka kelolaan sudah bertumbuh +31.95%. Seperti yang kita sampaikan di bulan lalu, LPPF berhasil kita jual dalam posisi positif meskipun tidak banyak. Untuk APLN masih kita tahan menunggu harga yang pas. Lagipula dana yang kita gunakan hanyak sedikit, tidak sampai 1% dari portofolio.

Berikut ringkasan kinerja per Januari 2018.

Index Close Dec.2017 Close Jan.2018 Monthly % YTD %
IHSG 6355.65  6605.63  + 3.93  + 3.93
Portofolio  + 25.76  + 25.76

Kinerja saham yang kita pegang per Januari 2018.

  • PGAS-1: +29.92%
  • AISA: +7.28%
  • INDY: +294.88%
  • LPCK: +6.03%
  • WSBP: +24.41%
  • SOCI: +17.15%
  • PGAS-2: +48.45%
  • APLN: +2.61

Beberapa catatan:

  1. Bulan ini kita berhasil menjual LPPF dalam posisi positif. Seperti yang kita sampaikan bulan lalu, kita hendak merampingkan jumlah emiten disamping memang ada kesalahan ketika mengambil LPPF. Untuk APLN sementara masih kita tahan menunggu harga yang pas.
  2. Bulan ini kita menambah posisi di AISA dan LPCK. Seperti rencana bulan kemarin penjualan BUMI disertai dengan penambahan modal diawal tahun membuat kita lebih leluasa mengatur posisi pada beberapa emiten terutama AISA. Kinerja kedua emiten ini semakin membaik dibulan ini ditambah juga karena kita bisa mengambil posisi lebih baik lagi di bawah.
  3. Kita menambah posisi di AISA dan LPCK lebih juga karena peluang. Harga ketika kita ambil sudah sangat terdiskon.
  4. Untuk posisi SOCI, WSBP, INDY dan PGAS, kinerja positif memang murni karena kenaikan harga saham.
  5. Dibulan ini kita memegang kas sekitar 6% dari total ekutias. Sampai tulisan ini kita buat, belum ada rencana untuk menambah emiten. Kita melihat belum ada peluang yang bagus. Untuk sementara kita akan hold. Dana akan dipakai untuk menambah posisi pada emiten – emiten diatas jika bulan Februari harganya turun dibawah harga rata – rata beli.
  6. Beberapa bulan kedepan tidak ada rencana untuk menambah modal. Sementara hanya akan memaksimalkan yang sudah ada. Kas yang dipegang akan digunakan jika harga emiten – emiten diatas turun dibawah harga rata – rata beli atau kita menemukan emiten lain yang fundamentalnya bagus dengan harga yang terdiskon.